Majalah Al Qurra’ JQH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar kunjungan dan workshop editorial ke Dawuh Guru, yang berlangsung di Asrama Vokasi Dawuh Guru Bungsing, Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas redaksi dalam mengelola konten yang berkualitas, berkarakter, dan beretika. Workshop menghadirkan empat pemateri dari Dawuh Guru yang membahas aspek fundamental dalam kerja editorial.
Materi pertama disampaikan oleh Mas Ali, yang menekankan pentingnya menciptakan angle dan kekhasan gaya redaksi. Ia menjelaskan bahwa media yang berkelanjutan harus memiliki identitas yang konsisten, baik dalam pilihan tema, sudut pandang, maupun bahasa.
Selanjutnya, Mas Fikri membahas teknik penyuntingan tulisan bertele-tele tanpa menghilangkan pesan utama. Peserta diajak memahami prinsip penyuntingan efektif, mulai dari pemangkasan kalimat, penyederhanaan struktur, hingga penajaman gagasan inti.
Pada sesi ketiga, Mba Siska memaparkan strategi menentukan ritme bacaan (pacing) dalam satu edisi majalah. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antar rubrik agar pembaca dapat menikmati keseluruhan isi majalah secara utuh dan tidak melelahkan.
Materi terakhir disampaikan oleh Mas Anas, yang mengulas etika penyuntingan naskah. Ia menegaskan bahwa editor memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keutuhan gagasan penulis, akurasi informasi, serta kepercayaan pembaca.
Workshop ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada Ali Adhim, M.Pd., selaku khadim Asrama Vokasi Dawuh Guru, sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kerja sama literasi antara dunia kampus dan penerbitan.

